Tingkatkan Kapasitas Tenaga Lini Lapangan, DPPKB Perkuat Pelaksanaan Program Bangga Kencana di tingkat Kecamatan
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga lini lapangan sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana di tingkat kecamatan, kelurahan dan masyarakat.
Peningkatan kapasitas tenaga lini lapangan dilaksanakan melalui kegiatan pembinaan dan penguatan kemampuan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB), Kader IMP dalam melaksanakan tugas pendampingan, penyuluhan, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), serta penggerakan masyarakat dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana.
Tenaga lini lapangan memiliki peran strategis karena berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi diperlukan agar PKB/PLKB mampu menyampaikan informasi program secara tepat, membangun komunikasi yang efektif, melakukan pendampingan keluarga, serta menggerakkan kader dan Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP) dalam mendukung pencapaian sasaran Program Bangga Kencana.
Dalam kegiatan pembinaan, tenaga lini lapangan juga diperkuat dengan pemahaman mengenai perencanaan kegiatan, pencatatan dan pelaporan, pemanfaatan data keluarga, pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas, pencegahan stunting, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
H. Ichwanul Muslimin, SP.MM, menyampaikan bahwa Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi keluarga dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan sasaran.
Selain PKB/PLKB, keterlibatan kader IMP dan kader pendamping juga menjadi bagian penting dalam penggerakan masyarakat. Sinergi antara tenaga lini lapangan dan kader diharapkan mampu memperkuat jangkauan pelayanan dan edukasi Program Bangga Kencana sampai ke tingkat keluarga.
Pemerintah Kota Bima terus mendorong agar tenaga lini lapangan dapat bekerja secara profesional, berbasis data dan berorientasi pada hasil. Data keluarga yang akurat menjadi dasar penting dalam menentukan sasaran intervensi dan menyusun langkah-langkah kegiatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Melalui peningkatan kapasitas secara berkelanjutan, tenaga lini lapangan diharapkan semakin mampu menjadi penggerak, edukator, fasilitator dan pendamping masyarakat dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat sumber daya manusia pelaksana program di lapangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat menuju keluarga yang sehat, mandiri dan berkualitas.
“Tenaga lini lapangan yang kompeten, aktif dan responsif menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Program Bangga Kencana hingga tingkat keluarga.”