Koordinasi Bersama PKM Penanae dalam Persiapan Pelayanan KB Serentak Momentum Hari Kontrasepsi Sedunia (WCD) 2026

Dppkb, 08 September 2026

Dalam rangka menyambut momentum Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day/WCD) Tahun 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PP dan KB) Kota Bima melaksanakan koordinasi bersama Puskesmas Penanae sebagai salah satu fasilitas kesehatan pelaksana pelayanan Keluarga Berencana (KB). Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Dinas PP dan KB Kota Bima dengan fasilitas kesehatan dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan pelayanan KB serentak pada momentum WCD Tahun 2026. Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa hal penting, terutama terkait target pelayanan KB yang harus dicapai, waktu dan jadwal pelaksanaan pelayanan, serta strategi percepatan pencapaian target. Pembahasan target dilakukan dengan mempertimbangkan potensi sasaran yang tersedia di wilayah kerja Puskesmas Penanae, termasuk pasangan usia subur (PUS), calon peserta KB baru, peserta KB yang akan melakukan pergantian metode, serta sasaran pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Selain membahas target, koordinasi juga diarahkan untuk memastikan kesiapan waktu pelaksanaan, tenaga kesehatan, ketersediaan alat dan obat kontrasepsi (alokon), sarana pelayanan, serta mekanisme pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan. Hal ini penting agar pelaksanaan pelayanan KB serentak dapat berjalan efektif, terkoordinasi, dan mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan, Dinas PP dan KB Kota Bima bersama Puskesmas Penanae menyepakati perlunya strategi penggerakan sasaran secara lebih intensif melalui koordinasi dengan Penyuluh KB/PLKB, kader IMP, Tim Pendamping Keluarga, bidan, serta jejaring pelayanan di wilayah kerja. Penguatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat juga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesadaran PUS agar memanfaatkan pelayanan KB, khususnya metode kontrasepsi yang efektif dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing pasangan.Strategi lainnya adalah melakukan identifikasi dan pemetaan sasaran potensial, memberikan konseling secara aktif, mengoptimalkan pelayanan MKJP, melakukan pelayanan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,  serta melaksanakan monitoring terhadap capaian secara berkala. Apabila terdapat kendala dalam pencapaian target, diharapkan dapat segera dilakukan koordinasi dan tindak lanjut sehingga target pelayanan dapat tercapai secara optimal. Melalui koordinasi ini diharapkan Puskesmas Penanae dapat mempersiapkan seluruh sumber daya yang diperlukan dan mengoptimalkan penggerakan sasaran di wilayah kerjanya. Momentum Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB serta memperluas cakupan kepesertaan KB di Kota Bima. Dinas PP dan KB Kota Bima terus mendorong kolaborasi dengan seluruh fasilitas kesehatan agar pelaksanaan pelayanan KB serentak dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mCPR, peningkatan peserta KB modern, peningkatan pelayanan MKJP, serta penurunan Unmet Need di Kota Bima.