DPPKB Kota Bima Hadirkan Bantuan Air Bersih bagi Keluarga Risiko Stunting di Kelurahan Nitu Kecamatan Raba Kota Bima.
Kota Bima – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang berisiko stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima menyalurkan bantuan air bersih kepada keluarga sasaran Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kelurahan Nitu, Kecamatan Raba, Kota Bima. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala DPPKB Kota Bima, H. Ichwanul Muslimin, S.P., M.M., bersama Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Raba. Kegiatan ini didukung oleh sumber anggaran program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (OTA) Balai Penyuluh KB Kecamatan Raba sebagai bentuk intervensi nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sasaran.
Program ini merupakan bagian dari GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), sebuah gerakan gotong royong yang mendorong keterlibatan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (OTA), berbagai bentuk bantuan diberikan sesuai kebutuhan keluarga sasaran, termasuk pemenuhan akses air bersih, perbaikan sanitasi, dan dukungan terhadap kesehatan keluarga. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu perhatian penting karena berkaitan erat dengan kebersihan diri, pengolahan makanan, serta pencegahan penyakit di lingkungan rumah tangga.
Berdasarkan data per bulan Juli, Kelurahan Nitu memiliki 19 Keluarga Risiko Stunting (KRS) dan tercatat sebanyak 28 anak mengalami stunting. Data tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting, baik melalui pemenuhan gizi maupun perbaikan kondisi lingkungan. Pada musim kemarau ini DPPKB melalui program genting menyalurkan bantuan air bersih bagi keluarga beresiko stunting. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi ibu dan anak. Selain KRS air bersih juga diterima oleh keluarga lain yang membutuhkan.
Dalam upaya pencegahan stunting, akses terhadap air bersih memiliki peran penting untuk menunjang perilaku hidup bersih dan sehat. Air yang layak digunakan dapat membantu mengurangi risiko penyakit yang ditularkan melalui air tercemar, termasuk diare, yang dapat mengganggu penyerapan zat gizi pada anak. Oleh karena itu, bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga bagian dari pendekatan pencegahan stunting melalui perbaikan kualitas lingkungan dan peningkatan kesadaran keluarga akan pentingnya kebersihan.
Melalui penyaluran bantuan yang bersumber dari OTA Balai Penyuluh KB Kecamatan Raba ini, Kepala DPPKB Kota Bima bersama PKB/PLKB Kecamatan Raba berharap semangat GENTING terus tumbuh sebagai gerakan bersama dalam membantu keluarga berisiko stunting. Ketua DPC IPeKB Kota Bima Masruddin, S.ST menyampaikan Kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kota Bima. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar seperti air bersih, diharapkan keluarga sasaran dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.