Peningkatan Peserta KB Pasca Persalinan Jadi Fokus Pengendalian Penduduk dan Pencegahan Stunting

Kota Bima, Selasa 07-04-2026
Kepala Dinas P2KB Melalui  Bidang Keluarga Berencana Intens melakukan Koordinasi dan shering dengan PKB/PLKB khususnya Kecamatan Rasanae Barat dalam rangka Pemenuhan target Akseptor KB baru dan KB-PP (Pasca Persalinan) sebanyak 345 Akseptor untuk Wilayah Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026.

Upaya meningkatkan jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) pasca persalinan terus digencarkan sebagai bagian dari strategi pengendalian penduduk dan percepatan penurunan stunting. Program ini menargetkan ibu yang baru melahirkan agar segera mendapatkan pelayanan KB guna mengatur jarak kelahiran dan menjaga kesehatan ibu serta bayi.

Petugas kesehatan bersama penyuluh lapangan keluarga berencan aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada ibu hamil sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan. Hal ini bertujuan agar calon akseptor sudah memiliki pemahaman dan kesiapan dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai.

Kepala Dp2kb melalui Kepala Bidang KB Yahya, M.Kes menyampaikan bahwa KB pasca persalinan memiliki peran penting dalam mencegah kehamilan yang terlalu dekat. “Jarak kelahiran yang ideal akan memberikan kesempatan bagi ibu untuk memulihkan kondisi tubuh, sekaligus memastikan bayi mendapatkan perhatian dan asupan gizi yang optimal,” ujarnya.

Pelayanan KB pasca persalinan juga semakin mudah diakses melalui fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, hingga praktik bidan mandiri. Berbagai metode kontrasepsi disediakan, mulai dari IUD, implan, suntik, hingga pil, yang dapat dipilih sesuai kondisi kesehatan dan kebutuhan ibu.

Selain itu, dukungan suami dan keluarga turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Oleh karena itu, edukasi tidak hanya menyasar ibu, tetapi juga melibatkan pasangan agar tercipta kesadaran bersama tentang pentingnya perencanaan keluarga.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak ibu yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan dan informasi yang jelas mengenai KB pasca persalinan. Mereka mengaku lebih percaya diri dalam menentukan pilihan kontrasepsi yang aman dan efektif.

Pemerintah berharap, dengan meningkatnya peserta KB pasca persalinan, dapat tercipta keluarga yang sehat, sejahtera, serta mampu melahirkan generasi yang berkualitas. Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di daerah.

#kbpascasalin

#kemendukbangga/bkkbn

#dppkbkotabima

#berencanaitukeren

Berita oleh : Wijiyanto, S.sos (Penata KKB)